Iktikaf Bersama Keluarga di Masjid Al Akbar Surabaya

by DEWA


Masjid Al Akbar Tampak Depan

Hari ini saya awali dengan beriktikaf di masjid Al Akbar bersama keluarga. Kami berangkat kemarin pukul 23.30 dari Mojokerto dan tiba di Masjid Al Akbar Surabaya pukul 01.30. Dalam perjalanan kali ini yang menjadi pengemudi adalah adik saya. Meskipun sempat salah jalan atau tersesat di daerah Menanggal, saya sekeluarga akhirnya sampai juga di Al Akbar.

Itu merupakan kali pertama kami berkunjung ke masjid Al Akbar. Hal yang pertama saya rasakan adalah takjub. Sunguh kecil rasanya diri ini jika kita beribadah di masjid se-Akbar itu. Pantas saja dinamai masjid Al Akbar. Berhubung ini merupakan kali pertama, kami juga sempat tidak tahu tempat wudhu mungkin karena saking besarnya masjid tersebut. Setelah mengambil wudhu kami pun melakukan aktifitas peribadatan seperti biasa.

Seusai melakukan aktifitas peribadatan itu, kami berencana untuk mencari hidangan untuk sahur. Meskipun di Masjid tersebut sudah disediakan makanan untuk sahur, kami lebih memilih untuk mencarinya di luar. Akhirnya tepat pukul 03.10 kami makan sahur di warung tepat di depan Masjid Al Akbar. Meskipun rawon dan sotonya tidak terlalu istimewa, kami merasa kenyang atas makan sahur itu. Bagaimana bisa tidak kenyang, saya dan adik saya masing – masing memesan sepiring rawon dan sepiring soto. Dasar rakus, he3.

Kami melanjutkan perjalanan pulang setelah makan sahur. Jalan Surabaya – Mojokerto sangat sepi. Jumlah bus yang lewat pun sangat sedikit, sekitar 3 – 5 jumlahnya. Perjalanan kami selamat sampai rumah tepat pukul 04.15. Untung masih belum subuh, saya menyempatkan diri untuk minum dan berkumur.