Keluarga Pakdhe Agus Bersilaturahmi ke Mojokerto

by DEWA


Mudik Bareng Sekeluarga

Hari Sabtu ini, yang merupakan H+1 Lebaran, keluarga Pakdhe Agus datang bersilaturahmi ke rumah Kakek di Mojokerto. Pakdhe Agus adalah suami dari budhe Danis, kakak dari ibu saya. Seperti biasanya, mereka datang lengkap sekeluarga. Pakdhe Agus, budhe Danis, mbak Yekti, dan mas Kurnia berkesempatan untuk bersilaturahmi ke Mojokerto pada lebaran kali ini.

Keluarga pakdhe Agus berangkat dari Ponorogo ke Mojokerto dengan naik bus umum. Mereka berangkat pagi dan tiba di Mojokerto siang pukul 12.30. Saya, adik, ibu, dan kakek mulai berangkat menjemput mereka pukul 11.20. Saat kami berangkat, bus yang ditumpangi keluarga pakdhe masih di Jombang. Oleh karena Jombang dan Mojokerto berdekatan, kami bergegas untuk bersiap – siap menunggu kedatangan mereka di Terminal.

Bus tibadi terminal dengan sangat terlambat dan tidak sesuai dengan waktu yang kami perkirakan. Bus, yang biasanya melewati jalur by pass, hari ini dilewatkan Sooko, jalur alternatif. Selain itu terjadi kejadian dasyat di bus yang mereka tumpangi.  Bisa dibayangkan bagaimana suasana naik bus di hari – hari dekat dengan hari raya seperti ini. Sungguh berjumbel suasananya. Saat bus berada di Jombang, ada anak kecil yang mabuk dan muntah. Apesnya, anak itu muntah dengan tidak sengaja mengarah ke baju mas Kurnia. Sungguh godaan terbesar bagi dia. Di tengah  suasana yang berjumbel, eh tiba – tiba ada anak kecil yang memuntahinya.😀

Setelah mereka sampai di terminal, mereka langsung kami antar menuju ke rumah kakek. Sebenarnya tujuan utama mereka datang ke Mojokerto, selain bersilaturahmi, adalah menjenguk pakdhe Kamil yang diopname di rumah sakit Sakinah. Mereka pun berencana sore itu juga berangkat menjenguk pakdhe Kamil.

Sambil menunggu keluarga pakdhe Agus berangkat menjenguk pakde Kamil, saya, adik, dan mas Kurnia bersantai di kamarnya kakek. Kami dihibur dengan acara TV siaran ulang duel magician. Banyak penampilan spektakular dari magician dalam negeri dan luar negeri. Kami sangat menikmati acaranya.

Saya, adik, dan ibu menutuskan tidak ikut menjenguk pakdhe Kamil. Kami kembali ke rumah. Keluarga pakdhe Agus bersama kakek dan nenek berangkat menjenguk pakdhe Kamil diantar bapak dengan menggunakan mobil KUDA-nya kakek. Sementara itu, kami sibuk dengan aktifitas masing – masing di rumah.

Malam harinya, keluarga om Daru bersilaturahmi ke rumah kakek. Setelah beli pulsa dan makan bebek bersama adik, saya sekeluarga pergi ke rumah kakek untuk ikut bersilaturahmi. Sungguh ramai suasana di rumah kakek. Banyak saudara berkumpul di sana. Om Daru dan tante Retno sibuk ngobrol dengan pakdhe Agus dan budhe Danis membahas tentang Ibadah Haji. Rencananya om Daru dan tante Retno berangkat Haji tanggal 12 Oktober tahun ini. Mereka banyak tanya kepada pakdhe dan budhe yang tahun kemarin sudah melaksanakan ibadah haji. Ibu tidak mau ketinggalan. Meskipn rencana haji masih tahun 2017, beliau tertarik untuk mendengar obrolan mereka.

Keluarga pakdhe Agus berencana pulang ke Ponorogo besok. Hal ini karena pakdhe dan budhe, sebagai pegawai negeri di bidang kesehatan, mulai bekerja lagi tanggal 14 September. Oleh karena itu, tidak memiliki waktu yang banyak untuk lebih lama tinggal di sini.

Semoga silaturahmi ini barokah, semoga rencana keluarga om daru dan ibu saya untuk berangkat haji tercapai, dan semoga pakdhe Kamil cepat diberi kesembuhan. Kepada pembaca, semoga tulisan pengalaman saya bisa memberi inspirasi. Tulisan ini merupakan dokumentasi harian saya, yang InsyaAllah, akan menjadi bahan evaluasi dan motivasi bagi saya. Amin..