Pakdhe Kamil Meninggal Dunia

by DEWA


Innalillahi wainnailaihi rojiun. Hari ini tepat pukul 00.30 pakdhe Kamil meninggal dunia. Beliau meninggal dunia karena penyakit komplikasi kangker prostat, kencing manis , dan ginjal. Beliau menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit Sakinah kamar Sunan Muria 10.

Pemberitahuan awal tentang meninggalnya beliau kepada keluarga saya disampaikan melalui telepon oleh kakek. Saat itu saya masih sibuk menulis tulisan sebelum tulisan ini, tiba – tiba mendapat telepon. Telepon itu dari kakek. Awalnya kakek keceplosan memberitahu bahwa pakdhe Kamil meninggal. Akan tetapi agar bapak dan ibu tidak terkejut, kakek meralat dengan memberi tahu bahwasanya pakdhe Kamil dalam keadaan kritis. Mendengar pemberitahuan itu saya langsung membangunkan ayah dan ibu saya.

Kami bergegas bersama – sama menuju ke rumah sakit Sakinah. Yang ikut rombongan adalah saya, bapak, ibu, kakek, nenek, dan pakdhe Agus. Sesampai kami di kamar, budhe Sul langsung menangis sembari memeluk nenek. Beliau menangis merasa tidak kuat menahan kesedihan. Mbak Lia, anak bungsu pakdhe Kamil, pun menangis. Dia berencana untuk menikah tiga hari lagi. Mas Adhi terlihat tabah menghadapi kenyataan. Dia terlihat sibuk mengurus administrasi ke kantor. Suasana sangat mengharu biru.

Detik saya menulis tulisan ini jenasah pakdhe dibawa oleh mobil ambulan menuju ke rumah duka di Dawar. Nenek dan ibu terus menghibur budhe Sul dan mbak Lia. Rencananya nanti pukul 09.00 jenasah akan disemayamkan. Nanti saya akan ikut dalam proses persemayaman beliau.

Semoga semua amal baik beliau diterima Allah. Semoga beliau mendapat tempat yang terpuji. Semoga keluarga yang ditinggalkan tabah. Amin.