Hari Selasa adalah Hari Tersibukku

by DEWA


Di antara ketujuh hari, Selasa lah merupakan hari yang tersibuk bagi saya. Di hari Selasa, saya mengikuti tiga kuliah, satu kegiatan mingguan PPSDMS, dan terkadang ada agenda – agenda rapat. Saat mengambil FRS dulu, saya memang sengaja menjadikan hari yang baik di Asrama PPSDMS maupun di HMTC ditetapkan sebagai English Day ini menjadi hari tersibuk di antara hari – hari yang lain. Sebab, saya merasa percaya bahwa di hari Selasa saya akan bisa mengerjakan semua itu.

Selasa ini apa lagi. Selasa ini saya mulai dengan bermalam di Lab Pemrograman (LP). Saya terpaksa menginap di LP karena kemarin Pak penjaga parkiran belum kembali juga sampai pukul 23.40. Banyak mahasiswa mengeluh sambil menunggu kunci parkiran dibuka karena mereka sudah menunggu kurang lebih 1,5 jam. Saya tidak tahu pak penjaga kembali jam berapa, karena saya sudah payah dan memutuskan untuk bermalam di LP.

Setelah makan di warung J1, saya mampir ke kosnya Mocin, teman saya. Saya mampir bertujuan untuk meminjam charger HP karena baterei HP saya habis sejak dini hari tadi. Seusai Mocin mandi, kami mempersiapkan diri untuk berangkat ke kampus. Saya dan Mocin berangkat ke kampus untuk kuliah Pemrograman J2EE.

Saya dan teman – teman sekelas saya baru tahu bahwa kelas J2EE B – E menggunakan IDE Eclipse dalam mengerjakan tugas dan project akhirnya. Padahal kami saat praktikum Struktur Data di semester 2 yang lalu menggunakan IDE Netbean dalan mengerjakan aplikasi Java. “Duh,” Rasanya agak susah nih. Setelah kuliah yang hanya 1 jam karena dosennya mempunyai agenda lain, Sandi teman saya mencoba untuk membuat Graphical User Interface (GUI) dengan IDE ini. Ternyata kami belum tahu caranya untuk membuat GUI secara drag-and-drop di IDE Eclipse. Makin berat saja nih.

Sebenarnya saya tidak wajib mengikuti kuliah J2EE ini karena saya sudah lulus mata kuliah Sistem Informasi (SI) saat semester 2 yang lalu. Akan tetapi berhubung saya tidak memiliki agenda yang bertabrakan dengan waktu kuliahnya, saya akan mengikutinya selama saya bisa. Tujuan saya hanyalah ingin mencari ilmu Pemrograman J2EE yang jelas – jelas beda dengan Mata Kuliah Ekivalensinya (SI).

Kuliah kedua saya adalah kuliah Evolusi Perangkat Lunak. Kami sekelas menunggu kedatangan dosen pengajar mata kuliah ini sampai satu jam lebih. Ternyata Bu Siti, dosen mata kuliah ini, menganggap bahwasanya kuliah dimulai pukul 13.00. Kuliah dilanjutkan meskipun sudah ada beberapa dari kami yang meninggalkan kelas karena mengira bahwa kuliah ditiadakan.

Bu Siti memiliki karakter yang tegas. Beliau sangat tidak toleran dengan seluruh bentuk kecurangan atau ketidakjujuran. Bentuk ketidakjujuran tersebut antara lain : Titip Absen, Mencontek, Plagiatisme, dan kecurangan – kecurangan yang lain. Beliau berjanji akan memberi hadiah nilai E tanpa memberi tahu sampai hari akhir pengumuman nilai jika saat kuis kita ketahuan tidak jujur. “Luar biasa, Bu. Semoga kami bisa menghapus ketidakjujuran yang mungkin selama ini telah menjadi budaya bagi sebagian kami.”

Mengurus pencairan uang akomodasi ke Final Lomba ITB Programming Contest meruapakan agenda setelah itu. Saya dan Anggakara menemui Pak Yudhi dan menanyakan tentang draft rincian pengeluaran yang kemarin kami kumpulkan. Ternyata kami salah mengetahui harga tiket kereta api. Harga tiket KA Argo Wilis yang kami kira Rp 230.000, 00, ternyata harga pada hari keberangkatan kami adalah Rp 310.000, 00. Oleh karena itu, kami harus merubah rencana awal. Kami akan berangkat Jumat pagi dan pulang Minggu pagi, yang sebelumnya kami rencakan adalah berangkat Kamis malam dan pulang Minggu malam.

Pukul 16.00 saya kuliah untuk ketiga kalinya di IF 106.  Kali ini adalah perkuliahan Pengembangan Game / Game Dev. Pada perkuliahan ini Pak Imam sudah mulai memasuki materi yang pertama tentang Pengenalan Game dan Genre – Genrenya. Sungguh meningkatkan motivasi untuk mengembangkan game indie lagi. Semoga proyek game geMasTIK saya dapat saya sempurnakan dan menjadi juara di perlombaan geMasTIK. Amin.

Setelah salat magrib saya pulang menuju asrama. Saya berencana untuk melanjutkan tugas life plan saya dan bersiap untuk mengikuti agenda mingguan asrama, Tae Kwon Do. Tae Kwon Do dimulai pukul 19.30. Ada beberapa anggota asrama yang tidak ikut dengan berbagai alasan. Sebenarnya momen tersebut merupakan momen yang sangat sayang jika dilewatkan karena efektif untuk mengakrabkan kami. Berlatih bareng – bareng dan bercanda tawa bareng – bareng membuat hubungan kami semakin erat. Pelatih kami menyampaikan bahwa kami akan mengikuti kenaikan sabuk pada tanggal 16 – 17 Oktober 2010. Semoga kami semua bisa naik sabuk agar tidak ada yang tertinggal dan masih menggunakan sabuk putih.

Tae Kwon Do selesai, namun agenda saya belum selesai. Setelah tugas life plan terselesaikan dan terkirim, saya kembali ke LP untuk mengerjakan proyek Game-Dev saya, mumpung Simson menginap di LP malam ini. Saya harus mengoptimalkan dua minggu ini karena saya tanggal 30, 1, 2, 3 mengikuti pelatihan pemandu sehingga waktu saya akan terbatas untuk menyelesaikannya pada saat itu.

Semoga usahaku di hari Selasa ini mendapat balasan dan Ridho Allah. Semoga proyek Game Dev kami terselesaikan dengan sempurna. Amin..