Hari Pertama Kepanitiaan ICTS dan Screening PP LKMM-TD

by DEWA


Perjalanan pulang dengan kereta api Turangga dari Bandung ke Surabaya berkahir pukul 07.40 WIB. Rombongan saya tiba di Stasiun Gubeng. Olek karena saya belum berkesepakatan dengan teman saya sebelumnya untuk dijemput saat saya tiba di Stasiun Gubeng, saya harus naik angkotan umum untuk mencapai ke asrama. Saat itu saya memilih naik taksi karena untuk naik angkot saya harus berjalan kurang lebih 400 meter dari stasiun Gubeng.

Ini merupakan kali pertama saya naik taksi dengan biaya sendiri. Ternyata saya baru sadar, biaya taksi di Surabaya sangat mahal. Dari stasiun Gubeng sampai ke Kaliwaron, Asrama PPSDMS Regional IV Surabaya, argometer menujukkan angka 27.100. Ditambah lagi supir taksi yang berusaha agar tidak memberi uang kembalian uang. Duh, jika seperti ini kualitas kejujuran pekerja di Indonesia, kita harus menunggu kejayaan Indonesia sampai kapan.

Setelah bersih diri di Asrama, saya bergegas menuju ke Kampus untuk menjadi panitia ICTS. Tidak lupa saya membawa oleh – oleh untuk teman – teman admin LP. Saya tiba di Kampus pukul 09.20. Saya langsung menuju ke basecamp panitia ICTS di kelas IF 109. Saya bekerja sebagai panitia sie acara yang bertugas untuk memberi arahan tamu – tamu untuk menuju ke tempat tertentu. Hal ini sama dengan tahun kemarin saat saya menjadi panitia ICTS 2009.

Saya menyempatkan diri untuk menghadiri screening peserta Pelatihan Pemandu Pelatihan Ketrampilan dan Manejemen Mahasiswa Tingkat Dasar (PP LKMM TD). Saya saat itu mendapat giliran terakhir, yakni setelah salat dhuhur. Saya masuk ke dalam ruang screening bersama Erico dan Aldo. Yang berbeda di screening ini adalah kami diminta untuk memperagakan memandu di depan pewawancara. Alhamdulillah nama saya terdaftar di papan pengumuman. Sebenarnya masih belum lega hati saya saat diterima menjadi peserta PP LKMM TD ini, karena saya harus pintar membagi waktu antara menyelesaikan project gamedev.

Semoga saya mampu mengerjakan dua amanah berat ini.