Pemandu yang Tidak Hanya Memandu

by DEWA


LKMM, Latihan Ketrampilan Manajemen Mahasiswa, adalah sebuah pelatihan khusus mahasiswa yang ditujukan pada pengembangan kemampuan – kemampuan manajemen, baik itu kemampuan manajemen diri, kemampuan manajemen kegiatan, kemampuan manajemen organisasi, ataupun kemampuan manajemen isu. LKMM mempunyai standar kurikulum yang wajib disampaikan berdasarkan tingkat LKMM-nya. ITS merupakan Universitas pertama yang menjadikan LKMM sebagai standar bagi pengembangan softskill mahasiswanya. ITS pula lah merupakan Universitas kiblat LKMM di seluruh Indonesia.

Materi LKMM disampaikan oleh pembicara handal (ahli dalam bidangnya), dosen yang mengerti tentang materi tersebut, ataupun seorang mahasiswa yang telah lulus uji kompetensi sebagai seorang pemandu.

Pemandu merupakan orang yang memberikan materi dengan cara diskusi dua arah pada LKMM. Pemandu bisa menyampaikan materi tersebut dalam bentuk presentasi maupun simulasi. Pemandu juga memimpin sesi – sesi lain di luar sesi materi, yakni sesi out bound, sesi sharin, ataupun sesi – sesi nonformal yang lain. Oleh karena itu, peran seorang pemandu dalam LKMM sangat penting.

Untuk menjadi seorang pemandu, syarat yang wajib dipenuhi adalah mengikuti Pelatihan Pemandu. Pelatihan Pemandu merupakan pelatihan khusus yang ditujukan kepada calon pemandu – pemandu yang baru. Materi yang disampaikan di dalamnya khusus membahas teknik kepemanduan dan hakekat menjadi seorang pemandu itu sendiri. Pelatihan Pemandu diselenggarakan oleh Legislatif Mahasiswa Fakultas / LMF masing – masing jurusan.

Seiring berjalanannya waktu terdapat perubahan dalam arti kepemanduan. Meskipun secara istilah, pemandu merupakan orang yang memandu diskusi penyampaian materi pada LKMM, dalam kesehariannya arti pemandu bisa mempunyai arti yang lebih luas dari pada itu. Sosok pemandu diharapkan mampu memberi tauladan sikap kepada anak – anak pandu mereka.

Pemandu adalah orang – orang pilihan yang diamanahi himpunan untuk menyampaikan materi kepada calon kader himpunan ataupun organisasi lainnya. Bagai menjilat air ludah sendiri jika seseorang pemandu, yang notabene memberikan materi Ketrampilan Manajemen, tidak memberi contoh nyata kepada anak pandunya di luar sesi LKMM.

Pemandu, yang bertanggung jawab terhadap amanahnya, harus menjadi tauladan sekaligus penggerak bagi lingkungannya untuk berkontribusi kepada kemajuan Himpunan Mahasiswa Jurusan pada khususnya, dan Keluarga Mahasiswa ITS pada umumnya. Menjadi tauladan sekaligus penggerak bisa dilakukan dengan memberikan kontribusi nyata kepada organisasi yang mengamanahinya. Tidak harus memegang posisi strategis, dengan menjadi sosok yang selalu bekerja optimal terhadap amanah yang diemban pun, pemandu sudah memberi tauladan kepada sekitarnya secara efektif.

Untuk membentuk pribadi pemandu yang seperti itu dibutuhkan treatment khusus dalam Pelatihan Pemandu LKMM TD, baik dalam tahap screening ataupun saat tahap penyampian materi di kelas. Jika perlu, pemandu diwajibkan membaca ikrar kepemanduan agar tertancap dalam di benak calon pemandu tentang amanah pemandu, yang tidak sekedar mengisi materi tersebut.